top of page

Pengertian Rumah Open Space, Ide Tata Ruang untuk Hunian yang Lebih Lapang

Writer: Isyhari M
Isyhari M
43 minutes ago
5 min read

Apakah Anda merasa rumah terasa sempit meski sudah cukup memiliki banyak ruang? Bisa saja ini terjadi karena penataannya kurang tepat. Akibatnya, rumah Anda terasa penuh dan kurang nyaman untuk beraktivitas. Mungkin Anda perlu mengubah konsep hunian Anda pada rumah open space. 


Lebih lanjut, konsep rumah ini bisa menjadi pilihan karena hasilnya yang membuat ruangan terasa lebih luas. Dengan gaya ini Anda bisa memadukan beberapa area tanpa banyak sekat agar ruangan terasa lebih terbuka. 


Sebelum yakin untuk mengubahnya, ada beberapa kelebihan dan juga kekurangan dari rumah bergaya open space. Lantas, apa sajakah itu? Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari pengertiannya, kelebihan dan kekurangan, tips, hingga beberapa contoh material marmer yang bisa Anda gunakan untuk mendukung keindahan rumah Anda nantinya. 


Rumah Open Space Adalah: Ide Tata Ruang untuk Hunian yang Lebih Lapang

Ilustrasi rumah open space | Image by wirestock on Magnific


Apa Itu Konsep Rumah Open Space

Open space adalah konsep penataan ruang yang menggabungkan beberapa area tanpa banyak sekat permanen. Dalam desain rumah, rumah yang mengadopsi gaya hunian ini membuat Anda bisa menggabungkan ruang keluarga, ruang makan, bahkan dapur dalam satu area yang saling terhubung. 


Walaupun tidak ada sekat permanen, bukan berarti Anda harus membiarkan semua ruangan terbuka begitu saja. Anda tetap bisa membedakan fungsi setiap area melalui penataan furnitur, pemilihan warna, atau penggunaan material lantai yang berbeda. Misalnya, karpet dapat menjadi penanda area ruang keluarga, sedangkan meja makan membantu membedakan area makan dari ruang lainnya.


Lebih lanjut, rumah open space juga cocok untuk Anda yang ingin menciptakan kesan lapang tanpa harus menambah luas bangunan. Tata ruang yang tepat dapat membantu cahaya alami menjangkau lebih banyak area dan membuat ruangan terasa lebih menyatu. Namun, Anda tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan privasi dan kenyamanan setiap penghuni.



Kelebihan Open Space House

Dari penjelasan di atas, mungkin Anda sudah bisa membayangkan keunggulan apa saja yang bisa Anda dapatkan ketika menggunakan konsep ini pada hunian Anda. Tidak hanya pada sisi estetikanya saja, aktivitas Anda sehari-hari pun juga terasa lebih nyaman. Berikut ini beberapa kelebihan konsep rumah open space yang bisa menjadi pertimbangan. 


Ruangan Terasa Lebih Luas

Salah satu daya tarik open space house adalah kesan lapang yang tercipta tanpa harus menambah luas bangunan. Minimnya sekat membuat pandangan tidak terhalang banyak dinding. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur pun terasa menyatu sehingga rumah tidak terkesan penuh.


Pencahayaan Alami dan Lebih Optimal

Cahaya matahari bisa menjangkau lebih banyak area ketika tidak terhalang banyak dinding. Misalnya, cahaya dari jendela ruang keluarga dapat turut menerangi area makan yang berada di dekatnya. Selain membuat rumah terasa lebih cerah, pencahayaan alami yang cukup juga membantu mengurangi kebutuhan lampu pada siang hari.


Sirkulasi Udara Lebih Lancar

Baik rumah dua lantai maupun rumah open space 1 lantai, sirkulasi udara tetap bisa terasa lancar jika tata ruang dan ventilasinya dirancang dengan tepat. Minimnya sekat memungkinkan udara bergerak di antara ruang keluarga, ruang makan, dan dapur yang saling terhubung. Agar udara terus berganti, pastikan rumah memiliki jendela atau bukaan yang mendukung aliran udara dari luar.


Lebih Mudah Berinteraksi 

Area yang saling terhubung memudahkan anggota keluarga untuk tetap berkomunikasi meski sedang melakukan aktivitas berbeda. Misalnya, Anda bisa menyiapkan makanan di dapur sambil berbincang dengan keluarga yang sedang bersantai di ruang tengah. Dengan begitu, kebersamaan tetap terjaga tanpa harus berkumpul di ruangan yang sama. 



Ilustrasi open space house

Ilustrasi open space house | Image by designscreate on Pinterest


Kekurangan Rumah Open Space

Meski menawarkan banyak kelebihan, konsep rumah open space juga memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan. Area yang saling terhubung memang memudahkan aktivitas sehari-hari, tetapi bisa menimbulkan tantangan tertentu. Berikut beberapa kekurangan yang sebaiknya Anda pertimbangkan sebelum menerapkannya.


Privasi Lebih Terbatas

Tanpa banyak sekat, aktivitas di satu area lebih mudah terlihat dari area lainnya. Misalnya, tamu yang duduk di ruang keluarga mungkin bisa melihat langsung ke area dapur. Kondisi ini dapat mengurangi privasi, terutama saat ada tamu atau ketika anggota Anda keluarga membutuhkan ruang untuk beraktivitas sendiri.


Suara dan Udara Lebih Mudah Menyebar

Percakapan, suara televisi, hingga bunyi peralatan dapur dapat terdengar ke area lain karena tidak banyak dinding yang meredam suara. Hal serupa berlaku untuk aroma masakan yang bisa menyebar dari dapur ke ruang keluarga. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan cooker hood, menjaga ventilasi tetap baik, dan mengatur letak area memasak dengan tepat. 


Pengaturan Suhu dan Ruangan Bisa Lebih Menantang

Kekurangan rumah open space yang terakhir adalah pengaturan suhu yang sedikit lebih tricky. Area yang terbuka membuat udara bergerak lebih leluasa di antara beberapa ruangan. Namun, kondisi ini juga bisa membuat pendinginan ruangan menjadi kurang merata, bergantung pada luas area, ventilasi, dan kapasitas AC yang digunakan. Karena itu, penempatan AC dan pemilihan kapasitasnya perlu disesuaikan dengan kebutuhan ruang.



Ilustrasi konsep rumah open space - penggunaan partisi

Ilustrasi penggunaan partisi pada konsep rumah open space | Image by toyakisfoto on Magnific


Tips Menerapkan Konsep Open Space

Untuk menerapkan konsep rumah open space, Anda perlu mengatur setiap area agar tetap nyaman dan mudah digunakan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan.


  1. Tentukan Fungsi Setiap Area: Meski tidak banyak menggunakan sekat, setiap area tetap perlu memiliki fungsi yang jelas. Jadi, sedari awal, Anda perlu menentukan fungsi ruang keluarga, ruang makan, dan dapur agar setiap area tetap tertata meski tanpa banyak sekat.

  2. Pilih Warna dan Pencahayaan yang Tepat: Gunakan warna terang, seperti putih atau krem, dan maksimalkan cahaya alami agar interior terasa lebih cerah dan lapang.

  3. Gunakan Marmer atau Granit untuk Lantai: Pemilihan material lantai dapat membantu menyatukan tampilan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. Anda bisa menggunaakn batu marmer atau granit granit alam dengan warna dan pola yang selaras untuk menciptakan interior yang harmonis. Ditambah lagi, batu alam ini memiliki permukaan yang cenderung terasa sejuk saat disentuh. Rumah pun semakin terasa nyaman. 

  4. Atur Furnitur dan Partisi sebagai Pembatas Area: Anda tidak harus menggunakan dinding untuk membedakan fungsi setiap area. Manfaatkan saja sofa, meja makan, rak terbuka, atau partisi ringan untuk membedakan fungsi area tanpa membuat ruangan terasa tertutup.


Ilustrasi rumah open space

Ilustrasi rumah open space dengan marmer putih pada lantai | Image by Folore on Pinterest


Percantk Rumah Open Space dengan Marmer Intinusa

Untuk menyempurnakan konsep rumah open space, pemilihan material interior juga perlu diperhatikan. Marmer dapat menjadi pilihan untuk mempercantik hunian sekaligus menghadirkan karakter alami melalui corak dan warnanya yang khas. Berikut beberapa pilihan marmer Intinusa yang dapat Anda pertimbangkan:


  • White Carrara: Marmer bernuansa putih dengan urat abu-abu yang cocok untuk interior bergaya minimalis dan modern.

  • Statuario: Memiliki tampilan putih dengan urat abu-abu yang menonjol, cocok untuk menghadirkan aksen elegan pada interior.

  • Snow White: Pilihan bernuansa putih yang dapat melengkapi interior dengan palet warna terang.

  • Serpegiante Beige: Marmer cream yang menghadirkan nuansa beige yang hangat dan cocok dipadukan dengan furnitur kayu maupun warna-warna netral.


Anda dapat menggunakan marmer untuk lantai, dinding aksen, atau area lain yang ingin ditonjolkan. Dengan pilihan marmer yang tepat, rumah open space Anda dapat tampil lebih harmonis, berkarakter, dan memikat. Temukan beragam pilihan marmer dari Intinusa untuk mewujudkan hunian yang sesuai dengan gaya Anda.



Jadi, rumah open space artinya hunian dengan tata ruang yang menggabungkan beberapa area tanpa banyak sekat permanen. Hasilnya rumah terasa jauh lebih lapang dan dengan pencahayaan alami. Apakah Anda tertarik untuk menerapkan konsep open space house pada hunian Anda? Ciri khas konsep yang bisa membuat ruangan terasa lapang memang menjadi kelebihannya. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan bahwa gaya ini juga memberikan Anda sedikit privasi, khususnya saat ada tamu berkunjung.


Selain tata ruang, pemilihan material juga berperan dalam mempercantik interior rumah open space. Marmer PT Intinusa Selareksa Tbk hadir dengan beragam pilihan warna dan corak alami yang dapat melengkapi berbagai gaya hunian, mulai dari minimalis hingga elegan. Hubungi tim Intinusa untuk temukan koleksi marmer kami lebih lengkap atau mengetahui informasi harga marmer per meter terbaru dari kami. 

 
 
 

Comments


factory intinusa.webp

Marble Stone

inspirasi granit untuk meja dapur - serba putih.jpg

Granite Stone

Mesin pabrik intinusa selareksa.webp

Our Factory

bottom of page