top of page

Bauhaus Design: Konsep, Karakteristik dan Peran Marmer dalam Interior Modern

  • Writer: Isyhari Maheswar
    Isyhari Maheswar
  • 4 days ago
  • 4 min read

Ada banyak gaya interior yang terkenal dan diaplikasikan pada hunian, baik yang klasik timeless hingga yang modern. Salah satu desain kekinian yang terkenal adalah Bauhaus design. Desain yang satu ini dikenal sebagai salah satu fondasi desain modern. Gaya ini menekankan pada kesederhanaan dan fungsi.


Lebih lanjut, karakteristik dari Bauhaus design adalah setiap detail tidak hadir sebagai hiasan saja. Setiap elemen dibuat dengan tujuan jelas. Dari konsep ini, terciptalah hasil tampilan ruang yang rapi, bersih, dan terstruktur.


Menariknya, pendekatan desain ini masih digunakan hingga sekarang. Banyak interior modern memakai prinsip yang sama. Penghuni hunian pun akan merasakan ruangan yang lebih lega dan tidak berlebihan. Lantas, apa itu desain interior gaya Bauhaus sebenarnya? Bagaimana ciri khasnya dan apakah bisa dikombinasikan dengan material marmer? Berikut ini penjelasannya.


Bauhaus Design: Konsep, Karakteristik dan Peran Marmer dalam Interior Modern

Ilustrasi Bauhaus interior design | Photo by Urban Vintage on Unsplash 


Apa Itu Bauhaus Design?

Bahaus Design adalah gerakan desain dan arsitektur yang lahir di Jerman pada tahun 1919. Gerakan ini didirikan oleh Walter Gropius. Tujuannya adalah menyatukan seni dan teknologi dalam satu pendekatan yang lebih fungsional. Gaya ini muncul sebagai reaksi terhadap gaya desain yang terlalu rumit pada masa itu.


Prinisip dari gaya ini terbilang sederhana, yaitu desain harus berfungsi dengan baik dan bentuk mengikuti fungsi. Konsep ini dikenal dengan istilah “form follows function”. Karena itu, gaya Bauhaus identik dengan garis tegas dan bentuk geometris. Tampilannya pun bersih dan tidak banyak dekorasi tambahan.


Ciri Khas Desain Bauhaus

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, desain ini identik dengan tampilannya yang bersih dan tidak banyak dekorasi. Karena hal ini, tampilannya jauh lebih terstruktur dan ruangan tidak terlihat penuh. Setiap elemen memiliki fungsinya masing-masing. Berikut ini ciri khas desain Bauhaus. 



Bentuk Geometris yang Tegas

Bauhaus sangat identik dengan bentuk geometris. Garis lurus sering digunakan dalam dinding, jendela, dan furnitur. Bentuk lingkaran dan persegi juga banyak terlihat. Semua elemen disusun dengan komposisi yang rapi. Tidak ada bentuk yang dibuat tanpa alasan.


Pendekatan ini membuat ruang terasa stabil dan modern. Bentuk yang tegas juga membantu menciptakan fokus visual yang jelas. Dalam interior, geometri menjadi dasar dari keseluruhan desain. Setiap sudut terlihat terencana dan tidak acak.


Bauhaus Design: Konsep, Karakteristik dan Peran Marmer dalam Interior Modern

Ilustrasi Bauhaus design | Photo by Urban Vintage on Unsplash


Minim Ornamen dan Dekorasi

Salah satu prinsip utama Bauhaus adalah menghindari ornamen yang tidak perlu. Tidak ada ukiran rumit atau detail dekoratif berlebihan. Desain dibuat seefisien mungkin. Fokusnya ada pada fungsi dan kenyamanan.


Pendekatan ini membuat ruang terasa lebih ringan. Tampilan menjadi bersih dan mudah dipahami. Tanpa banyak hiasan, struktur ruang justru terlihat lebih kuat. Estetika muncul dari proporsi dan komposisi, bukan dari dekorasi tambahan.


Kejujuran dalam Penggunaan Material

Bauhaus menampilkan material apa adanya. Baja terlihat seperti baja. Kaca dibiarkan transparan. Beton tidak ditutup dengan lapisan dekoratif. Material tidak disamarkan agar terlihat seperti sesuatu yang lain.


Prinsip ini membuat desain terasa jujur dan lugas. Karakter asli setiap bahan menjadi bagian dari estetika. Permukaan, tekstur, dan warna alami dibiarkan berbicara sendiri. Pendekatan inilah yang kemudian membuat material seperti marmer sangat relevan dalam konsep Bauhaus.



Mengapa Marmer Selaras dengan Filosofi Bauhaus?

Setelah memahami penjelasan apa itu Bauhaus design, kini pertanyaannya, apakah gaya ini cocok dengan penggunaan marmer? Jawabannya adalah ya. Hal ini karena keduanya memiliki nilai filosofis yang relevan. Marmer memiliki karakter yang kuat tanpa perlu tambahan dekorasi. Pola alaminya sudah cukup memberi nilai visual.


Lebih lanjut, permukaan marmer juga membantu menegaskan garis dan bidang geometris. Saat digunakan pada lantai atau meja, marmer menciptakan tampilan yang bersih dan tegas. Warnanya yang netral mudah dipadukan dengan elemen lain seperti kaca atau baja. Hasilnya terlihat modern.


Selain itu, batu marmer menunjukkan kejujuran material. Tekstur dan urat alaminya tidak disembunyikan. Justru di situlah daya tariknya. Prinsip ini sejalan dengan semangat Bauhaus yang menampilkan material apa adanya. Marmer tidak hanya terlihat elegan.


Aplikasi Marmer dalam Interior Bergaya Bauhaus Design

Ilustrasi penggunaan marmer Calacatta pada dinding interior bergaya Bauhaus | Image generated by AI


Aplikasi Marmer dalam Interior Bergaya Bauhaus

Untuk enyesuaikan penggunaan marmer pada Bauhaus design, ada beberapa pertimbangan yang harus dilakukan. Contohnya seperti penempatannya dan juga fungsinya. Jadi, kehadiran marmer bukan sekedar hiasan saja, tapi juga bagian dari desain itu sendiri. Berikut ini contoh pengaplikasian marmer dalam interior bergaya Bauhaus.


  • Lantai Marmer Polos: Lantai menjadi dasar visual dalam sebuah ruang. Marmer dengan warna netral dan pola yang tidak terlalu ramai membantu menciptakan tampilan yang bersih. Permukaannya membentuk bidang yang tegas. Garis dinding dan furnitur terlihat lebih jelas. Ruang terasa rapi dan terstruktur tanpa perlu banyak elemen tambahan. Untuk motifnya sendiri, marmer Carrara, atau Volakas bisa menjadi pilihannya karena urat tipisnya dan karakter terang dan bersih yang dimiliki kedua batu alam ini.

  • Top Table Geometris: Meja dengan bentuk lingkaran atau persegi sederhana sangat selaras dengan prinsip Bauhaus. Marmer dapat dipotong mengikuti bentuk tersebut tanpa detail rumit. Permukaannya memberi kesan solid dan stabil. Meja tidak hanya berfungsi sebagai furnitur, tetapi juga menjadi elemen desain yang kuat dan terarah. Anda bisa menggunakan marmer Nero Marquina atau Statuario yang ekspresif namun tetap elegan. 

  • Dinding Statement Minimalis: Marmer juga bisa digunakan sebagai bidang dinding yang sederhana. Pilih pola dengan urat halus agar tidak mendominasi ruang. Bidang ini dapat menjadi fokus visual tanpa terlihat berlebihan. Agar tetap mempertahankan style Bauhaus yang minimalis, marmer Calacatta atau Crema Marfil bisa menjadi solusinya. 



Kesimpulannya, karena marmer memiliki banyak motif dan warna yang beragam, Anda bisa menggabungkannya dengan Bauhaus design. Tentunya pengaplikasian ini memerlukan sedikit perhatian pada detail kecil seperti urat, warna, dan motif marmer itu sendiri. Hal ini karena gaya Bauhaus yang menitikberatkan pada fungsi dan kesederhanaan.


Jika Anda sedang merancang interior bergaya Bauhaus atau konsep modern yang bersih dan fungsional, pemilihan marmer yang tepat bisa menjadi langkah awal yang menentukan. Jangan lupa untuk selalu mendapatkan material yang berkualitas hanya dari supplier marmer terpercaya seperti PT Intinusa Selareksa Tbk. Kami siap membantu Anda menemukan pilihan marmer yang sesuai dengan karakter ruang dan visi desain yang sesuai dengan impian Anda. Hubungi kami sekarang!

 
 
 

Comments


Promo

Natural Stone

Promo

Natural Stone

Promo

Natural Stone

bottom of page