top of page
Search

5 Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor

Menggunakan batu alam sebagai material bangunan merupakan pilihan tepat jika Anda mencari keindahan, kenyamanan, dan juga ketahanan. Baik itu untuk penggunaan lantai, dinding, maupun dibentuk untuk wastafel, material alam ini juga menawarkan investasi jangka panjang. Salah satu batu alam yang sering digunakan adalah batu marmer. Alih-alih membeli batu impor yang mahal, ternyata Anda bisa mendapatkan kecantikan marmer di hunian Anda dengan marmer lokal dari alam Indonesia. 


Ada banyak jenis marmer lokal asli Indonesia yang tidak kalah cantik dan elegan dari marmer Italy maupun negara lainnya. Layaknya motif marmer luar negeri, jenis-jenis marmer asli Indonesia juga memiliki varian warna, urat, dan motif yang menarik. Untuk sisi ketahanannya pun juga tidak perlu diragukan lagi. Batu marmer ini sangat cocok dengan iklim tropis di negara kita. 


Untuk Anda yang sedang mencari referensi seputar jenis marmer lokal yang bisa memperindah interior ruangan atau mengubahnya menjadi perabot serbaguna, berikut ini ada 5 jenis-jenis marmer asal Indonesia. Kelima batu ini tentunya jauh lebih ekonomis namun tetap fungsional dan estetik.


Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor

Ilustrasi penggunaan marmer pada ruangan | Photo by Max Vakhtbovycn on Pexels


1. Crema Nipah

Jenis marmer lokal pertama ada Crema Nipa atau Crema Nipah. Marmer ini berasal dari Ujung Pandang atau Makassar, Sulawesi Selatan. Seperti yang terlihat dari namanya, marmer Crema Nipah memiliki warna dasar krem yang cerah. Jenis yang satu ini memiliki urat-urat tipis. Tampilannya memberikan kesan ruangan yang lebih luas dan bersih secara instan. Karena warnanya yang netral, Crema Nipah sangat mudah dipadukan dengan berbagai gaya furnitur kayu maupun logam.


Marmer Crema Nipa, salah satu jenis marmer lokal

Ilustrasi marmer Crema Nipa sebagai vanity top | image created with AI


2. Mocca Bahama

Jika Anda mencari karakter yang lebih kuat, Mocca Bahama adalah pilihan yang tepat. Sama seperti Crema Nipah, marmer Mocca Bahama juga salah satu marmer Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Sepintas, jenis marmer lokal yang satu ini terlihat seperti Light Emperador asal Turki. Sesuai namanya, marmer ini didominasi oleh warna cokelat muda dengan urat-urat yang konsisten pada permukaannya. Material ini sangat sering diaplikasikan sebagai tambahan aksen untuk lantai dengan berbagai jenis marmer lainnya.


Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor: motif Mocca Bahama

Ilustrasi marmer Mocca Bahama, jenis marmer lokal sebagai dinding kamar mandi | Image created with AI


3. Crema Nusa

Kembali berasal dari Makassar, jenis marmer lokal berwarna krem selanjutnya adalah Crema Nusa. Jenis batu yang satu ini terlihat seperti marmer Italia. Untuk Anda yang ingin menciptakan kesan yang luas dan lapang, bisa memilih marmer Sulawesi yang satu ini. Anda bisa mengaplikasikan jenis ini baik pada lantai maupun dinding hunian. Selain menambah kesan mewah, ruangan terasa lebih dingin dan luas. 


Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor: Marmer Crema Nusa

Ilustrasi marmer Crema Nusa sebagai talenan | Image from Intinusa



4. Nusa Beige

Sama seperti Crema Nusa, marmer Nusa Beige adalah marmer asli Makassar. Jenis yang satu ini juga menawarkan kesan cerah dengan warna dasar krem. Jenis marmer lokal ini bisa Anda aplikasikan baik untuk hunian mewah maupun minimalis. Pola veining atau uratnya yang halus menyerupai sapuan awan tipis, memberikan tekstur yang sederhana namun tetap elegan. Marmer lokal Ujung Pandang ini sangat populer digunakan pada area dinding atau backdrop televisi untuk menambah nilai estetika ruangan.


Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor: Marmer Nusa Beige

Ilustrasi marmer Nusa Beige dalam bentuk slab | Image from Intinusa


5. Marmer Chiampo

Terakhir, ada Marmer Chiampo. Marmer lokal yang satu ini memiliki tampilan yang lebih bermotif ketimbang empat jenis lainnya. Marmer Chiampo juga berasa dari Makassar, Sulawesi Selatan. Berbeda dengan yang lainnya, urat-urat dan motifnya terlihat lebih padat dan rapat. Tidak hanya itu, motif marmer ini tidak hanya seperti benang-benang, melainkan juga bintik yang lebih sedikit lebih gelap hingga abu-abu dari warna dasarnya. Tampilannya sekilas mirip dengan gaya marmer klasik Eropa yang sangat populer di tahun 90-an.


Jenis Marmer Lokal yang Tidak Kalah Cantik dengan Marmer Impor: Marmer Chiampo

Ilustrasi jenis marmer lokal krem, marmer Chiampo sebagai meja dan backsplash | Image created with AI



Itulah 5 jenis marmer lokal yang bisa menjadi referensi sebagai material interior hunian Anda. Kelima jenis dan motif marmer di atas tidak kalah cantik dan elegan dengan marmer impor. Selain itu, Anda tidak perlu takut akan kualitas dan ketahanannya. Setiap corak, mulai dari kelembutan Crema Nusa hingga ketegasan Mocca Bahama, memiliki karakter unik yang siap mempercantik setiap sudut ruangan.


Untuk Anda yang tertarik menggunakan marmer lokal, kini bisa mendapatkanya dari PT Intinusa Selareksa Tbk. Marmer kami siap menjadi bagian dari cerita hunian Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut seputar ukuran, ketebalan, harga batu marmer dan katalog terbaru kami.

 
 
 

Comments


bottom of page