top of page

Mengenal Floating Vanity: Material dan Kelebihannya yang Estetis dan Fungsional

  • Writer: Isyhari M
    Isyhari M
  • Jun 12
  • 6 min read

Tidak hanya ruang tamu yang perlu diperhatikan keindahannya. Ruang privat seperti kamar mandi juga bisa Anda percantik untuk menambah kenyamanan. Berbagai elemen dan dekorasi pun bisa Anda pilih agar enak dipandang dan tentunya tetap nyaman. Salah satu yang bisa Anda pikirkan adalah desain floating vanity. 


Lantas, apa itu floating vanity? Keberadaan elemen ini ternyata semakin banyak yang menggunakannya seiring berkembangnya tren interior modern dan minimalis. Tidak hanya memberikan tampilan yang menarik, desain ini juga membuat kamar mandi terlihat lebih nyaman dan tertata. Tak heran jika Anda mungkin menemukannya pada hunian modern, apartemen, hingga hotel. 


Lebih lanjut, untuk pemilihan materialnya sendiri, tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari kayu hingga batu alam. Untuk Anda yang tertarik untuk menghadirkannya di kamar mandi, berikut ini pembahasan mengenai pengertian floating vanity, kelebihan, jenis-jenis material hingga beberapa desain inspirasinya. 


Mengenal Floating Vanity: Material dan Kelebihannya yang Estetis dan Fungsional

Ilustrasi floating vanity | Image by Max Vakhtbovych on Pexels


Apa Itu Floating Vanity

Floating vanity adalah kombinasi wastafel dan kabinet penyimpanan yang dipasang menempel pada dinding tanpa penyangga hingga lantai. Berbeda dengan vanity konvensional yang berdiri di atas lantai, desain ini menyisakan ruang kosong di bagian bawah sehingga elemen terlihat melayang. Kesan yang dihadirkan pun terlihat lebih ringan dan modern. 


Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering dikaitkan dengan vanity gantung atau kabinet wastafel gantung. Meski demikian, floating vanity umumnya merujuk pada satu kesatuan antara wastafel dan area penyimpanan, bukan hanya wastafel yang dipasang pada dinding.


Untuk mendukung kenyamanan penggunaan, bagian atas vanity umumnya dipasang pada ketinggian sekitar 80 hingga 90 cm dari lantai. Namun, ukuran tersebut tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna maupun konsep desain yang diterapkan.



Kelebihan Floating Vanity untuk Kamar Mandi

Selain membantu menjaga kerapian kamar mandi, keberadaan kabinet juga memberikan ruang tambahan untuk menyimpan berbagai perlengkapan sehari-hari. Tak heran jika kabinet wastafel gantung semakin banyak diterapkan pada berbagai jenis kamar mandi, mulai dari hunian pribadi hingga hotel. Berikut ini kelebihan floating vanity.


  • Membuat Kamar Mandi Terlihat Lebih Luas: Area lantai yang tetap terlihat dapat menciptakan kesan ruangan yang lebih lapang. Karena kabinet tidak menyentuh lantai, pandangan mata dapat menjangkau lebih banyak area sehingga kamar mandi terasa lebih terbuka.

  • Memberikan Tampilan Modern dan Rapi: Vanity gantung memiliki desain yang sederhana namun tetap menarik secara visual. Kehadirannya dapat membuat kamar mandi terlihat lebih bersih, rapi, dan sesuai dengan tren interior masa kini.

  • Memudahkan Proses Pembersihan: Ruang kosong di bawah kabinet memudahkan proses menyapu maupun mengepel lantai. Area tersebut juga lebih mudah dijangkau sehingga kotoran dan debu tidak mudah menumpuk.

  • Fleksibel dalam Penyesuaian Tinggi: Berbeda dengan beberapa model kabinet konvensional, unit wastafel gantung dapat dipasang pada ketinggian yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hal ini dapat membantu meningkatkan kenyamanan saat beraktivitas di kamar mandi.

  • Menambah Nilai Estetika Ruangan: Selain berfungsi sebagai area wastafel dan penyimpanan, elemen ini juga dapat menjadi focal point yang menarik. Tampilan yang lebih elegan dapat diperoleh dengan memadukannya bersama material seperti marmer, granit, atau batu alam lainnya.


Material yang Umum Digunakan pada Floating Vanity

Selain desain, pemilihan material juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan saat memilih floating vanity. Setiap material memiliki karakteristik, tampilan, serta tingkat perawatan yang berbeda. Di bawah ini adalah material yang umum digunakan sebagai floating vanity.


Kayu

Material umum yang pertama adalah kayu. Kayu di sini artinya bisa kayu solid maupun kayu olahan. Keduanya banyak digunakan sebagai kabinet vanity karena mampu menghadirkan kesan hangat dan natural pada kamar mandi. Biasanya, pada kayu olahan terdapat banyak pilihan motif dan warna, sehingga Anda bisa memdukannya dengan mudah dengan berbagai interior. Namun, penggunaan kayu pada area yang lembap memerlukan perlindungan dan perawatan yang tepat. Hal ini bertujuan untuk menjaga tampilannya sekaligus memperpanjang usia pakainya.


Solid Surface

Material floating vanity selanjutnya adalah solid surface. Lebih lanjut, jenis ini adalah material buatan yang umumnya digunakan untuk countertop, meja wastafel, hingga wastafel terintegrasi. Material ini terbuat dari campuran resin dan mineral sehingga menghasilkan permukaan yang halus serta minim sambungan. Untuk jenis ini, tersedia juga berbagai pilihan warna.


Batu Alam

Terakhir adalah batu alam. Material ini menawarkan corak alami yang unik sehingga setiap permukaannya memiliki karakter yang berbeda. Berbagai jenis batu alam, seperti marmer, granit, dan travertine, dapat digunakan sebagai top table vanity maupun elemen dekoratif lainnya. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, material ini juga mampu memberikan kesan eksklusif yang sulit ditiru oleh material lain.



Ilustrasi floating vanity | Image by Max Vakhtbovych on Pexels


Mengapa Batu Alam Cocok untuk Floating Vanity

Bukan hanya dari segi estetika, penggunaan batu alam memiliki kelebihannya tersendiri dalam urusan kekuatan dan ketahanan untuk jangka panjang. Berikut ini beberapa alasan yang bisa menjadi pertimbangan Anda jika memutuskan untuk menggunakan material batu alam sebagai material floating vanity.


  • Memiliki Corak Alami yang Unik: Setiap batu alam memiliki motif yang terbentuk secara alami. Karena itu, tampilannya cenderung unik dan sulit ditemukan dalam pola yang benar-benar sama.

  • Memberikan Kesan Mewah dan Elegan: Batu alam sering digunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih premium. Material ini mampu meningkatkan nilai estetika kamar mandi secara keseluruhan.

  • Tersedia dalam Berbagai Pilihan Warna dan Motif: Batu alam hadir dalam beragam warna, tekstur, dan corak. Pilihan tersebut memudahkan penyesuaian dengan berbagai konsep interior.

  • Memiliki Daya Tahan yang Baik: Dengan perawatan yang tepat, batu alam dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini menjadikannya pilihan yang menarik untuk area vanity.

  • Mudah Dipadukan dengan Berbagai Konsep Desain: Material ini dapat dikombinasikan dengan kayu, kaca, maupun logam. Karena itu, batu alam cocok digunakan pada berbagai gaya interior.


Inspirasi Floating Vanity dengan Batu Alam

Seperti yang disebutkan di atas, beberapa batu alam yang biasa digunakan sebagai material floating vanity antara lain adalah batu marmer, granit, travertine dan masih banyak lagi. Setiap jenis memberikan gaya dan ciri khasnya tersendiri. Berikut ini ada 3 contoh inspirasi vanity gantung dengan tiga jenis batu alam berbeda. 


Ilustrasi floating vanity dari batu marmer White Carrara

Ilustrasi floating vanity dari batu marmer White Carrara | Image by Roda A on Pinterest 


Floating Vanity Marmer

Marmer menjadi salah satu pilihan yang paling populer untuk area vanity. Coraknya yang khas mampu menciptakan tampilan yang elegan dan timeless. Material ini cocok digunakan pada berbagai konsep interior, mulai dari modern minimalis hingga modern luxury. Salah satu batu marmer yang bisa Anda pakai adalah marmer White Carrara


Ilustrasi floating vanity dari batu granit Black Galaxy

Ilustrasi floating vanity dari batu granit Black Galaxy | Image generated by AI 


Floating Vanity Granit

Sama seperti marmer, batu granit menawarkan tampilan yang kuat dan berkarakter. Selain memiliki beragam pilihan warna dan motif, material ini juga dikenal memiliki daya tahan yang baik. Salah satu jenisnya adalah granit Black Galaxy yang memiliki warna hitam dengan bintik-bintik keemasan yang menyerupai langit malam. Karakter tersebut mampu menciptakan focal point yang kuat sekaligus memberikan kesan mewah pada kamar mandi.


Ilustrasi floating vanity dengan batu Travertine dan kabinet kayu | Image by Anne Wiltz on Pinterest

Ilustrasi floating vanity dengan batu Travertine dan kabinet kayu | Image by Anne Wiltz on Pinterest


Floating Vanity Travertine

Untuk yang senang dengan nuansa hangat atau rustic style, Anda bisa memilih batu alam Travertine. Travertine creme banyak diminati karena mampu menghadirkan nuansa hangat dan natural. Warna-warna alaminya dapat membuat kamar mandi terasa lebih nyaman dan menenangkan. 


Floating Vanity dan Wall Cladding dari marmer Calacatta Gold | Image generated by AI

Floating Vanity dan Wall Cladding dari marmer Calacatta Gold | Image generated by AI


Floating Vanity dengan Wall Cladding Senada

Selain digunakan sebagai top table vanity, batu alam juga dapat diaplikasikan pada area dinding. Penggunaan material yang senada antara countertop dan wall cladding dapat menciptakan tampilan yang lebih harmonis. Konsep ini sering diterapkan untuk menghadirkan kesan kamar mandi yang lebih eksklusif dan berkelas.



Tips Memilih Floating Vanity yang Tepat

Jika Anda sudah mantap ingin menghadirkan desain ini ke dalam kamar mandi Anda, kini saatnya Anda mengintip tips untuk memilih floating vanity yang tepat. Dengan memilih desain dan material yang tepat, area vanity dapat mendukung aktivitas sehari-hari Anda. 


  • Sesuaikan dengan Ukuran Kamar Mandi: Pastikan ukuran vanity tidak terlalu besar maupun terlalu kecil untuk ruangan yang tersedia. Proporsi yang tepat dapat membuat kamar mandi terasa lebih nyaman dan seimbang.

  • Pilih Material Sesuai Kebutuhan: Setiap material memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan tampilan, kebutuhan perawatan, serta ketahanannya sebelum menentukan pilihan.

  • Perhatikan Kekuatan Dinding: Karena dipasang menggantung, kabinet wastafel memerlukan dinding yang mampu menopang bebannya dengan baik. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan kestabilan saat digunakan.

  • Sesuaikan dengan Konsep Interior: Warna, motif, dan material yang digunakan sebaiknya selaras dengan elemen lain di dalam kamar mandi. Dengan begitu, tampilan ruangan akan terlihat lebih harmonis.

  • Pertimbangkan Kebutuhan Penyimpanan: Pilih ukuran kabinet yang sesuai dengan jumlah perlengkapan yang ingin disimpan. Ruang penyimpanan yang memadai dapat membantu menjaga area kamar mandi tetap rapi dan terorganisir.



Itulah sedikit pembahasan mengenai floating vanity. Untuk Anda yang menginginkan tampilan kamar mandi yang lebih rapi dan modern, Anda bisa langsung mengaplikasikannya ke dalam hunian Anda. Jangan lupa untuk memilih material yang tepat agar hasilnya semakin serasi dengan gaya interior rumah Anda.


Jika Anda tertarik dengan batu alam seperti granit sebagai material vanity gantung, bisa langsung mendapatkan kualitas terbaik hanya dari PT Intinusa Selareksa Tbk. Tidak hanya menjual batu marmer, kami siap menjadi tempat Anda untuk mendapatkan granit alam berkualitas untuk segala kebutuhan Anda. Hubungi tim kami sekarang untuk mendapatkan informasi seputar harga batu granit hitam maupun motif dan warna lainnya yang sesuai dengan selera Anda! 

 
 
 

Comments


Natural Stone

Natural Stone

Natural Stone

bottom of page