top of page
Search

Cara Membersihkan Marmer dari Noda: Panduan Aman dan Efektif

Marmer merupakan bahan alami yang sering digunakan sebagai material interior hunian, baik itu berupa dinding, lantai, countertop (meja dapur), bahkan hingga wastafel. Keindahan yang ditawarkan oleh batu alam ini memberikan kesan mewah maupun elegan. Fungsi estetika yang dimiliki oleh batu ini membuat Anda harus siap dengan perawatannya, terlebih jika ada noda pada permukaan batu marmer


Lebih lanjut, sebagai batuan yang terbuat dari kalsium karbonat, marmer sangat rentan terhadap bahan kimia yang bersifat asam dan mudah menyerap cairan karena sifatnya yang berpori. Kesalahan dalam memilih bahan pembersih dapat menyebabkan etching (korosi) atau noda permanen. Oleh karena itu, panduan cara membersihkan marmer dari noda berikut ini akan memandu Anda secara aman dan efektif. Semuanya dimulai dari persiapan alat dasar hingga solusi spot treatment yang tepat. 


alat dan cara membersihkan marmer dari noda

Ilustrasi Membersihkan Marmer dari Noda | Photo by Jason Deines on Pexels


1. Persiapan Awal dan Pembersihan Rutin

Sebelum memulai untuk membersihkan marmer Anda dari noda, mulailah dengan persiapan yang benar dan penggunaan alat yang tepat. Anda bisa memastikan proses pembersihan berlangsung aman bagi keselamatan Anda sekaligus meminimalisir risiko kerusakan permanen pada marmer itu sendiri. 


Alat Wajib: Kain Lembut, Air Panas, dan Cairan Lembut

Untuk pembersihan permukaan harian dan rutin, Anda tidak memerlukan bahan kimia yang keras. Selalu gunakan kain lembut atau microfiber dan hindari scrub pad yang kasar atau sikat, yang dapat meninggalkan goresan mikro (micro-scratches) pada permukaan marmer. 

Gunakan air panas (atau air hangat) yang dicampur dengan cairan pembersih lembut untuk menghilangkan debu, remah-remah, dan tumpahan ringan. Segera membersihkan tumpahan dengan alat-alat ini adalah cara paling efektif untuk mencegah noda menyerap ke dalam pori-pori batu.


Pilihan Cairan Netral: Sabun Pencuci Piring dan Air Biasa

Pilihan paling aman dan mudah didapat sebagai cairan pembersih marmer rutin adalah sabun pencuci piring cair biasa. Pastikan sabun tersebut murni dan tidak mengandung degreaser atau zat asam keras. Larutkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam air biasa; solusi ini memiliki pH netral, yang sangat penting. Selalu bilas permukaan secara menyeluruh setelah menggunakan larutan sabun untuk mencegah penumpukan residu sabun (film) yang dapat menarik lebih banyak kotoran. Penggunaan pembersih ber-pH netral secara eksklusif akan melindungi permukaan marmer dari korosi dan menjaga kilau alaminya.



Cara Membersihkan Marmer dari Noda: Ilustrasi alat dan bahan yang diperlukan untuk membersihkan marmer

Ilustrasi Alat dan Bahan untuk Membersihkan Marmer | Photo by Polina Tankilevitch on Pexels


Peringatan Penting: Bahan yang Harus Dihindari

Karena komposisi kalsium karbonatnya, marmer bereaksi keras terhadap asam. Sangat penting untuk menghindari bahan-bahan rumah tangga yang bersifat asam, bahkan yang ringan sekalipun. Bahan-bahan yang tidak boleh digunakan pada marmer meliputi cuka putih atau cuka apel, jus lemon atau jeruk, pembersih all-purpose yang mengandung Amonia atau EDTA, dan bubuk pembersih abrasif.


Menggunakan bahan-bahan ini dapat menyebabkan etching (korosi) pada permukaan marmer, meninggalkan bercak kusam permanen yang hanya bisa diperbaiki dengan re-polishing profesional. Selalu periksa label pembersih untuk memastikan pH-nya netral sebelum menggunakannya pada marmer Anda.


2. Mengidentifikasi dan Mengatasi Noda Spesifik

Tidak semua noda pada marmer dapat dihilangkan dengan sabun dan air. Ketika menghadapi noda yang membandel, langkah pertama dalam cara membersihkan marmer dari noda adalah mengidentifikasi jenis noda, apakah itu organik atau minyak. Hal ini bertujuan agar Anda dapat memilih pelarut kimia yang efektif dan aman. Menggunakan bahan kimia yang salah justru dapat merusak atau 'mengunci' noda tersebut.


Noda Organik dan Pemutihan dengan Cairan Pemutih

Noda organik berasal dari bahan yang pernah hidup, seperti kopi, teh, makanan, saus, atau sisa tumbuhan. Noda jenis ini biasanya meninggalkan warna kecokelatan atau kemerahan baik pada marmer countertop maupun lantai.

  • Larutan Pemutihan: Untuk noda organik yang membandel, gunakan zat pemutih untuk menghancurkan pigmen warna. Larutan yang efektif adalah Cairan Pemutih Pakaian (pemutih klorin) yang diencerkan, atau Hidrogen Peroksida 12% (untuk marmer hitam atau berwarna gelap, gunakan Amonia untuk menghindari pemutihan berlebihan).

  • Cara Aplikasi Cepat: Basahi kain lembut dengan larutan pemutih yang sudah diencerkan, tutup noda, dan biarkan selama beberapa menit sebelum dibilas. Hindari membiarkannya terlalu lama pada marmer berwarna gelap, karena dapat menyebabkan pemutihan atau perubahan warna.


Noda Berbasis Minyak dan Solusi Aseton

Noda berbasis minyak berasal dari substansi berminyak seperti minyak goreng, body lotion, make-up, atau minyak rambut. Noda ini akan menggelapkan marmer dan tidak akan hilang dengan air.

  • Solusi Pelarut: Pelarut kuat yang aman untuk marmer adalah Aseton (cairan pembersih kuteks/cat kuku) atau Amonia. Aseton bekerja dengan melarutkan lemak dan menarik minyak keluar dari pori-pori batu.

  • Cara Aplikasi Cepat: Tuangkan sedikit Aseton ke kain lembut dan gosokkan pada area noda. Pastikan area tersebut berventilasi baik saat menggunakan Aseton. Jangan biarkan pelarut menguap sepenuhnya; usap sisa-sisa larutan dan segera lanjutkan ke tahap poultice jika noda tidak hilang.



3. Cara Membersihkan Marmer dari Noda dengan Poultice (Pasta Pembersih)

Jika spot treatment cepat dengan cairan pemutih atau aseton gagal menghilangkan noda, ini saatnya beralih ke metode poultice. Poultice adalah pasta penyerap yang diciptakan untuk menarik noda secara perlahan dari pori-pori marmer. Metode ini sangat efektif untuk noda yang telah meresap dalam.


Menciptakan Pasta Penyerap (Poultice) dengan Soda Kue

Poultice dibuat dengan mencampur bahan kimia yang sesuai berdasarkan jenis noda dengan bahan penyerap (absorbent material) hingga berbentuk pasta kental seperti selai kacang.

  • Bahan Penyerap: Bahan penyerap terbaik yang mudah didapat adalah Soda Kue (Baking Soda) atau tepung serbaguna. Soda Kue sangat aman dan efektif dalam menarik zat organik.

  • Perbandingan Campuran: Campurkan Soda Kue (atau tepung) dengan cairan kimia yang telah dipilih (Hidrogen Peroksida untuk noda organik, atau Aseton untuk noda minyak) dengan perbandingan yang cukup sehingga menjadi pasta kental, tidak terlalu encer dan tidak terlalu padat.

Selalu uji coba sedikit pasta di area tersembunyi marmer sebelum mengaplikasikannya ke noda utama.


Cara Membersihkan Marmer dari Noda: Lap microfiber menjadi salah satu alat untuk membersihakn marmer dari noda tanpa merusak permukaan

Ilustrasi Membersihkan Marmer | Photo by Karola G on Pexels


Aplikasi Poultice dan Penggunaan Felt Pad

Keberhasilan metode poultice sangat bergantung pada cara aplikasi dan waktu tunggu yang tepat.

  1. Aplikasi: Oleskan pasta poultice setebal 0.5 hingga 1 cm di atas noda, pastikan seluruh noda tertutup sempurna.

  2. Penutupan: Segera tutup pasta tersebut dengan plastik wrap dan rekatkan tepinya menggunakan masking tape. Di atas plastik, letakkan Felt Pad atau kain tebal yang lembap. Menutup poultice akan menjaga kelembapan dan memaksa pelarut kimia untuk bekerja ke bawah, menarik noda keluar.

  3. Waktu Tunggu: Biarkan poultice bekerja selama minimal 24 hingga 48 jam. Jangan pernah membukanya sebelum pasta benar-benar kering.

  4. Pembersihan: Setelah kering, buang poultice dengan hati-hati menggunakan scraper plastik atau kayu. Bilas area tersebut secara menyeluruh, lalu keringkan dengan kain lembut. Jika noda belum hilang sepenuhnya, ulangi proses ini.


Pembilasan, Pengeringan, dan Perawatan Lanjutan

Setelah noda berhasil diangkat, jangan abaikan langkah terakhir. Pembilasan yang tidak tuntas atau pengabaian pada perlindungan lanjutan dapat menyebabkan kerusakan, bahkan setelah noda terangkat sempurna. Memastikan keberhasilan cara membersihkan marmer dari noda yang telah Anda lakukan bergantung pada ketelitian Anda di tahap ini.


Pembilasan Menyeluruh dan Pengeringan Cepat

Tahap pembilasan adalah langkah paling penting setelah menggunakan bahan kimia apa pun (baik cairan pemutih, aseton, maupun poultice). Residu bahan kimia yang tertinggal di permukaan marmer akan terus bekerja dan berisiko menyebabkan korosi atau perubahan warna marmer seiring waktu.

  • Pembilasan: Bilas area yang dibersihkan berulang kali menggunakan air bersih, idealnya Air Suling (Distilled Water) untuk menghindari residu mineral dari air keran.

  • Pengeringan: Segera keringkan permukaan marmer dengan kain lembut yang bersih atau microfiber. Jangan biarkan air menguap dengan sendirinya, terutama pada marmer berwarna gelap, karena dapat meninggalkan noda air.


Perawatan Lanjutan dan Sealing

Setelah noda hilang dan permukaan bersih, fokus beralih ke perlindungan. Marmer adalah batuan berpori, dan perlindungan tambahan sangat diperlukan.

  • Sealing: Pertimbangkan untuk mengaplikasikan sealer (pelapis) khusus marmer secara periodik (umumnya setiap 1–2 tahun). Sealer ini meresap ke dalam pori-pori batu, menciptakan lapisan pelindung yang menolak penetrasi cairan dan sangat efektif melawan noda baru.

  • Perawatan Harian: Selalu pertahankan rutinitas pembersihan harian yang telah dijelaskan pada poin pertama, dan segera bersihkan setiap tumpahan yang bersifat asam atau berminyak. Perawatan yang proaktif adalah cara terbaik untuk menghindari kebutuhan akan spot treatment yang intensif di masa mendatang.



Itulah panduan atau langkah-langkah cara membersihkan marmer dari noda tanpa membuatnya rusak. Jangan lupa untuk melakukan pencegahan dan identifikasi noda dengan tepat. Hindari memakai cuka atau cairan asam apa pun, dan segera bersihkan tumpahan. Dengan panduan spot treatment dan poultice ini, Anda tidak perlu panik lagi melihat noda kopi atau minyak.


Cara ini bisa Anda terapkan untuk segala jenis marmer baik impor maupun lokal. Untuk Anda yang sedang mencari marmer untuk lantai, meja, dinding dan kebutuhan lainnya, PT Intinusa Selareksa Tbk bisa menjadi supplier Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut seputar jenis, motif, ketebalan, ukuran, hingga harga marmer asli berkualitas. 


 
 
 

Comments


bottom of page