top of page

Keabadian Marmer : Empat Bangunan Bersejarah Megah yang Terbuat dari Marmer

Marmer merupakan salah satu batu alam yang memiliki sifat sangat versatile dan fleksibel untuk dikorporasikan ke dalam berbagai penggunaan. Tampilannya yang indah memudahkan batu ini untuk beradaptasi dengan berbagai desain dan bahkan semakin mengelevasi keindahan di mana pun pengaplikasiannya. Daya tahannya yang tinggi juga semakin menjadi nilai tambah, di mana marmer sangat mampu untuk dipergunakan di area dengan intensitas aktivitas yang padat.


Tidak heran bila di berbagai negara dunia akan banyak kita temukan monumen dan bangunan bersejarah yang mengikutsertakan marmer ke dalam konstruksinya. Di bawah ini, akan kita bahas bersama lima monumen dan bangunan ternama yang diketahui terkenal karena menjadikan marmer material krusial dalam pembangunannya!



1. Marble Arch di London, Inggris


Bangunan berbentuk lengkungan yang awalnya ditujukan untuk menjadi gerbang masuk utama ke dalam Istana Buckingham merupakan hasil desain dari arsitek bernama John Nash pada tahun 1828 untuk Raja George IV. Tidak hanya sebagai gerbang masuk, besar dan megahnya bangunan lengkungan ini juga awalnya didesain agar dapat menjadi pengingat akan kemenangan Inggris dalam Perang Napoleon.



Sejak awal proses desainnya, Nash sudah merencanakan agar infrastruktur megah ini dibuat menggunakan hampir sepenuhnya dari bongkahan marmer putih keabu-abuan besar yang dibawa langsung dari Carrara, Italia. Ide ini juga merupakan hasil pemikiran Nash setelah terinspirasi dari the Arch of Constantine yang ada di Roma. Keberadaan bangunan ini merupakan pertama kalinya material marmer digunakan untuk konstruksi bangunan di Inggris, serta menunjukkan betapa serbagunanya marmer untuk menghadirkan kesan elegan dan timeless saat diikutsertakan dalam pembangunan infrastruktur penting suatu negara.



2. Taj Mahal di Agra, India


Salah satu bangunan yang secara resmi masuk ke dalam daftar 7 Keajaiban Dunia dan merupakan destinasi wisata paling diminati di dunia ini juga mengikutsertakan marmer sebagai material terpenting dalam konstruksinya. Monumen yang dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jana sebagai pengingat akan mendiang istrinya, Mumtaz Mahal, memulai proses konstruksi pada 1632 dan selesai 23 tahun kemudian pada 1655.



Makam ini terkenal sebagai kompleks bangunan dengan arsitektural yang paling memukau di dunia karena keberhasilannya untuk memadukan unsur simetris dengan tepat. Bangunan ini dibangun secara utuh menggunakan material marmer putih yang mampu berubah warna tergantung dengan intensitas cahaya matahari dan bulan yang mengenainya. Jenis marmer putih yang digunakan didatangkan dari tambang Makrana di Rajasthan, India. Marmer ini secara spesifik terkenal akan keindahan dan kualitasnya yang tidak perlu diragukan, dengan karakteristiknya yang unik dan signifikansi sejarah yang penting menjadikan marmer putih ini masuk ke dalam daftar Global Heritage Stone Resource yang dibuat oleh International Union of Geological Sciences untuk melindungi dan melestarikan keberadaannya– mengingat ketersediaannya di alam yang terbatas.



3. Supreme Court Building di Washington, D.C., Amerika Serikat


Gedung Mahkamah Agung yang ada di Amerika Serikat ini juga dikenal dengan sebutan The Marble Palace atau Istana Marmer karena konstruksinya yang secara khusus menjadikan marmer sebagai material utama. Alasannya adalah marmer dinilai tepat untuk mencerminkan signifikansi dan kemegahan Mahkamah Agung sebagai institusi yang menegakkan keadilan di Amerika Serikat. Diketahui bahwa marmer yang digunakan untuk membangun gedung ini didatangkan dari pertambangan domestik dan internasional dan diestimasikan memakan biaya hingga $3 juta dolar hanya untuk memasok bahan dasarnya.



Terdapat beberapa pengaplikasian marmer di bangunan ini. Fasad luar bangunan yang dapat dilihat oleh publik dilapisi oleh marmer lokal yang ditambang dari pertambangan Danby di Vermount, sedangkan, fasad yang tidak terlihat public terbuat dari marmer yang didatangkan dari Georgia. Interiornya sendiri terdiri dari marmer yang didatangkan dari beberapa wilayah sekaligus. Dinding-dinding di ruang pengadilan dilapisi oleh marmer jenis Ivory Vein yang diimpor dari Alicante, Spanyol, dengan pilar tiangnya dari marmer Old Convent Siena yang didatangkan dari Liguria, Italia.



4. The Duomo di Carrara Church di Kota Carrara, Italia


Berlokasi di pusat kota tua dengan dikelilingi oleh bangunan yang bermodel Abad Pertengahan, pembangunan gereja yang secara penuh menggunakan marmer berjenis Carrara ini memiliki nilai sejarah khusus. Penggunaannya secara keseluruhan di bagian gereja disengaja sebagai simbol untuk mencerminkan bagaimana wilayah ini telah menjadi pusat pertambangan dan perdagangan marmer sejak lebih dari 2000 tahun lalu.



Marmer berjenis Carrara diaplikasikan dalam interior dan eksterior gereja, memberikan penegasan dari arsitektur gereja serta aspek artistiknya. Marmer Carrara yang diproduksi di wilayah ini yang juga diimpor oleh PT. Intinusa Selareksa Tbk. terkenal akan kualitasnya yang sangat mumpuni dan sangat dicari tidak hanya untuk kepentingan konstruksi, tetapi juga pahatan dan ornamen, sehingga tidak mengherankan bila mendapat julukan sebagai emas putih dunia.



Jika anda sedang mencari marmer berkualitas tinggi untuk berbagai kepentingan dekorasi area anda, percayakan hanya pada PT. Intinusa Selareksa Tbk. (www.intinusa.com).



bottom of page