Mudah dan Sederhana, Ini Cara Membersihkan Granit yang Kusam
- Isyhari Maheswar

- 1 day ago
- 4 min read
Memilih batu alam sebagai material hunian memberikan manfaatnya tersendiri. Mulai dari menambah suasana semakin sejuk hingga mempercantik tampilan ruangan. Selain marmer, granit adalah batu alam yang juga populer digunakan. Namun di balik keindahannya, ada hal yang harus Anda perhatikan untuk membuat batu granit tetap terjaga kilaunya. Ini bisa terjadi karena noda maupun seiring lamanya pemakaian.
Masalah ini sangat umum terjadi. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak cara membersihkan granit yang kusam dengan sangat mudah dan sederhana. Alat dan bahan yang diperlukan pun juga terbilang mudah ditemukan.
Dengan teknik perawatan yang baik, Anda bukan hanya menjaga kilaunya tapi juga dapat memperpanjang umur granit untuk jangka waktu yang lebih lama. Melalui artikel ini, Anda akan menemukan 6 langkah mudah cara membersihkan granit yang kusam, baik itu lantai maupun countertop Anda yang bisa diterapkan langsung di rumah.

Ilustrasi membersihkan granit yang kusam | Photo by Matilda Wormwood on Pexels
1. Gunakan Air Hangat dan Sabun pH Netral
Cara membersihkan granit yang kusam paling sederhana adalah dengan menngunakan air hangat dan menghindari bahan kimia. Anda bisa menggunakan campuran air hangat dan sabun yang memiliki pH netral. Salah satu jenis sabun yang memiliki kriteria ini adalah cairan pencuci piring. Penggunaan air hangat sangat membantu melarutkan lemak dan debu yang menempel pada pori-pori batuan. Jika Anda membersihkan lantai granit, pastikan Anda selalu mengganti air di dalam ember secara berkala agar kotoran tidak kembali tertinggal.
Lakukan pembersihan ini secara rutin, setidaknya dua hari sekali, untuk mencegah penumpukan partikel kecil yang bisa merusak permukaan. Jika Anda membersihkan countertop, jangan lupa gunakan lap dengan daya serap tinggi agar larutan sabun dapat bekerja maksimal mengangkat sisa polusi dari luar rumah. Dengan cara sederhana ini, granit Anda akan terhindar dari tumpukan residu sabun yang seringkali menjadi penyebab utama permukaan batu alam terlihat buram dan tidak bercahaya.
2. Hindari Penggunaan Cairan Asam dan Alat Pembersih yang Kasar
Kesalahan paling fatal yang sering dilakukan adalah menggunakan cairan pembersih yang mengandung asam tinggi, seperti cuka atau sari lemon. Bahan-bahan ini bersifat korosif dan dapat mengikis lapisan pelindung granit, sehingga meninggalkan bercak putih yang permanen. Selain itu, hindari juga pembersih porselen atau pemutih pakaian karena kandungannya terlalu keras untuk struktur batu alam. Sekali lapisan pelindungnya rusak, granit akan jauh lebih mudah terlihat kusam.
Selain bahan kimia, pemilihan alat bantu saat membersihkan juga sangat krusial untuk menjaga estetika permukaan granit Anda. Jangan pernah menggunakan sabut kawat, sikat kasar, atau alat berbahan logam untuk menggosok noda yang menempel di lantai maupun meja. Alat pembersih yang kasar akan menimbulkan goresan permanen yang membuat pantulan cahaya pada granit menjadi tidak rata. Sebaiknya, gunakanlah alat pembersih yang lembut agar tekstur halus granit tetap terjaga.
Baca juga: Cara Mengkilapkan Marmer yang Kusam
3. Bersihkan Noda Lengket dengan Pasta Baking Soda
Noda membandel seperti bekas minyak atau tumpahan makanan pada countertop seringkali sulit dihilangkan hanya dengan kain basah. Untuk mengatasinya tanpa risiko merusak batu, Anda bisa membuat pasta dari campuran baking soda dan sedikit air. Oleskan pasta tersebut secara merata pada area yang terkena noda, lalu tutup dengan plastik wrap selama beberapa jam. Proses ini secara alami akan mengangkat kotoran yang sudah meresap masuk ke dalam pori-pori granit.
Setelah didiamkan, bersihkan sisa pasta menggunakan air bersih dan segera lap hingga kering menggunakan kain lembut. Metode ini sangat aman karena baking soda bersifat basa lemah yang tidak akan mengikis lapisan finishing granit Anda. Dengan teknik ini, noda lengket yang sulit hilang pun bisa terangkat dengan sempurna. Permukaan meja dapur atau lantai Anda pun akan kembali bersih dan terasa halus saat disentuh tanpa perlu tenaga ekstra.
4. Menggunakan Kain Mikrofiber Setelah Mengepel
Salah satu penyebab utama granit tetap terlihat buram setelah dibersihkan adalah sisa air yang mengering sendiri di permukaannya. Hal ini sering meninggalkan water spot atau bercak mineral yang menutupi kilau asli batu alam tersebut. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan teknik "buffing" atau mengelap ulang menggunakan kain mikrofiber yang kering setelah proses mengepel selesai.
Serat yang ada pada lap mikrofiber yang halus mampu mengangkat sisa kelembapan tanpa meninggalkan serat kain di lantai. Hasilnya, lantai maupun meja dapur Anda akan tampak jauh lebih bening dan mengkilap secara instan. Teknik ini juga efektif untuk mencegah debu baru menempel kembali pada permukaan yang masih lembap setelah dibersihkan.
Baca juga: Mengapa Kualitas Marmer Berbeda
5. Gunakan Cairan Pembersih Khusus untuk Kerak
Jika permukaan granit Anda sudah terlanjur memiliki kerak putih atau noda mineral yang sangat membandel, sabun biasa mungkin tidak lagi cukup. Dalam kondisi ini, Anda memerlukan cairan pembersih khusus yang dirancang khusus untuk batu alam. Pastikan produk tersebut memiliki label "pH neutral" dan tidak mengandung bahan abrasif.
Cairan ini bekerja dengan cara menembus lapisan kerak tanpa merusak segel pelindung granit, sehingga mampu mengembalikan kejernihan warna batu yang tertutup kotoran. Anda hanya perlu menyemprotkan cairan tersebut pada bagian yang berkerak lalu mendiamkannya selama beberapa saat sesuai petunjuk kemasan. Gunakan bantuan kain lembut atau spons halus untuk menyeka kotoran yang mulai melunak secara perlahan.
6. Pertimbangkan Penggunaan Sealant
Terakhir, jika Anda sudah menerapkan cara membersihkan granit yang kusam ini, jangan lupa untuk melakukan perlindungan ekstra. Anda bisa menggunakan sealant atau cairan pelapis granit untuk menjaga kilaunya agar bertahan lebih lama. Cairan ini akan menciptakan lapisan pelindung transparan di atas permukaan batu. Lapisan ini akan berfungsi menahan tumpahan agar tidak meresap.
Idealnya, proses pelapisan ini dilakukan satu atau dua tahun sekali, tergantung pada seberapa sering granit terekspos oleh noda ataupun material lainnya. Anda bisa melakukan tes sederhana dengan meneteskan sedikit air. Jika air masih membentuk butiran di permukaan, berarti pelindung masih berfungsi dengan baik. Namun, jika air terserap, itu tandanya granit memerlukan resealing.
Baca juga: Granit vs Marmer
Bagaimana, mudah bukan? Cara membersihkan granit yang kusam memang sangat sederhana. Terlebih jika Anda rutin membersihkannya tanpa harus menuggu lama, seperti menunda membersihkan tumpahan cairan pada permukaannya. Dari keenam langkah di atas, Anda bisa menemukan bahwa hal terpenting untuk menjaga kilau batu granit adalah dengan menghindari cairan asam maupun bahan kimia yang keras.
Jika Anda merasa granit di rumah sudah terlalu kusam dan ingin menggantinya dengan koleksi terbaru yang lebih elegan, jangan ragu untuk melihat berbagai pilihan batu granit dari PT Intinusa Selareksa Tbk. Kami memiliki batu dengan motif cantik elegan berbagai warna. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut seputar ketebalan, ukuran, motif, harga batu granit, maupun katalog terbaru dari kami.



Comments